BERAPA BERANI BAYAR HARGA?

Kalau anda berpikir rajin ke gereja, menjadi pendeta, menjadi penginjil, menjadi majelis gereja, menjadi aktifis gereja, menjadi orang Kristen yang baik, menjadi orang Kristen yang suka berbagi itu adalah untuk mendapatkan keselamatan, maka itu jelas kesalahan paham. Sebab keselamatan itu merupakan kasih karunia, bukan merupakan hasil usaha, bukan merupakan perbuatan kita. Keselamatan itu pemberian ELOHIM YAHWEH secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan kita, tapi menuntut respon positif kita.

Rm. 11:6Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Konsep yang terjadi adalah "Saya menjadi pendeta adalah karena saya telah menerima kebajikan ALLAH", bukannya: "Saya menjadi pendeta adalah supaya saya diselamatkan". Sebab ELOHIM YAHWEH sudah memberikan kasih karunia keselamatan itu sejak Adam dan Hawa terjatuh ke dalam dosa, yang diberikan secara simbolis melalui penyembelihan domba untuk pakaian mereka, diisyaratkan melalui persembahan Habel yang dari anak sulung dombanya, ditegaskan melalui ritual korban-korban yang diperkenalkan nabi Musa, dan ditunaikan oleh penyaliban YESHUA ha MASHIA pada 2.000 tahun yang lalu.

Kejadian 3:21Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

Kej. 4:4Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

1Kor. 2:7Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

Karena itu inilah yang menjadi kabar baik Injil;

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

ELOHIM YAHWEH memberikan ANAKNYA untuk dijadikan tumbal dunia, supaya kita yang seharusnya mati karena dosa-dosa kita bisa diselamatkan oleh sebab ANAKNYA mau menanggalkan kedudukanNYA sebagai ANAK ELOHIM YAHWEH, menjadi ANAK MANUSIA yang harus mati karena dosa-dosanya;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
53:4Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
53:6Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Di padang gurun ketika bangsa Israel berdosa kepada ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YAHWEH mengerahkan ular-ular tedung yang memaguti bangsa Israel sehingga banyak yang mati. Tapi kemudian ELOHIM YAHWEH menyuruh nabi Musa membuat patung ular tedung yang diletakkan di atas tiang supaya setiap orang yang melihat patung ular tedung itu sembuh.

Bilangan 21:8

Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup."
21:9Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.


Yah, hanya dengan memandang saja bisa sembuh. Tapi memandang yang seperti apakah? Apakah orang yang memandang dengan pikiran mengejek, dengan hati tidak percaya, dengan pikiran sekedar ingin tahu dan iseng-iseng, apakah mereka bisa disembuhkan? "Masak patung bisa menyembuhkan, lebih-lebih hanya dilihati saja?" Jelas tidak mungkin. Tapi orang yang percaya yang menaruh harapan kesembuhan sajalah yang pasti akan disembuhkan.

Yohanes 3:14

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
3:15supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Percayakah anda bahwa Orang yang tergantung di atas salib, yang hidupNYA hanya tinggal sehelaan nafas saja bisa menyelamatkan? Orang-orang Yahudi saja tak ada yang percaya;

Matius 27:40

mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"
27:41Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
27:42"Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
27:43Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."

Nabi Yesaya telah menuliskan;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Siapa yang mau percaya? Sulit sekali orang mempercayai itu. Tapi Firman TUHAN menyatakan bahwa siapa yang mempercayainyalah yang akan diselamatkan.

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Jika sebuah mobil Lamborghini di hadapkan di depan anda, sementara harta anda adalah sebuah rumah senilai Rp. 100 juta serta uang tunai sebesar Rp. 100 juta, sehingga total Rp. 200 juta, maka seberapakah anda hendak menghargai mobil itu? Jika seorang Bill Gates yang kekayaannya 92,7 milyar USD ditawari sebuah rumah di Taman Eden dan pertambahan usia 100 tahun kira-kira maukah dia menukarkan hartanya itu?

Yang jelas ribuan TKI rela meninggalkan kampung halaman dan sanak keluarganya untuk bekerja di Malaysia hanya demi 1.500 Ringgit saja. Nah, bagaimana jika YESHUA ha MASHIA menawarkan hidup selama-lamanya di kota Yerusalem yang baru yang diturunkan dari sorga?

BAGI SAYA?

Mungkinkah saya masih tertarik dengan hartanya Bill Gates yang 92,7 USD itu? Mungkinkah saya masih tertarik dengan jabatan presiden direktur? Mungkinkah saya masih memberati Meghan Markle untuk saya jadikan permaisuri saya? Mungkinkah saya masih tertarik dengan mobil Lamborghini? Mungkinkah saya masih tertarik dengan istana presiden? Tentu saja semua itu tak lagi berarti. Justru saya mau melakukan apa saja, maksimal yang bisa saya lakukan, yaitu totalitas diri untuk menjadi hamba TUHAN. Mengapa saya katakan maksimal kemampuan saya? Sebab hidup kekal di Yerusalem baru itu tidak diberi harga oleh TUHAN. Diberikan secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan apapun. Seandainya diberikan syarat-syarat tertentu pasti saya belum tentu bisa melakukannya. Nah, karena diberikan secara cuma-cuma itulah, maka saya membayarnya semaksimal yang saya bisa. 100% diri ini saya bayarkan untuk itu. Tak ada yang saya tahan, tak ada yang saya simpan atau sembunyikan dari hadapan TUHAN.

Hasil gambar untuk gambar lamborghini

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Mat. 22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Comments

Popular posts from this blog

PROPOSAL KEGIATAN PADEPOKAN LEWI