FASE SELEKSI ALAMIAH

Saya tak mempunyai pengalaman apapun di bidang pertanian maupun peternakan. Tapi yang jelas saya di Ngrimbi ini "mempunyai" lahan yang luas, yang jika dikelolah bisa mendatangkan keuntungan. Ada banyak orang memberikan pendapatnya, tanamlah ini atau ternaklah itu, gampang dan menguntungkan. Semua pendapat itu masuk akal dan menarik. Karena semuanya sama-sama memiliki kurang-lebihnya, maka semuanya bagi saya memiliki nilai yang sama. Gagasan A bernilai 10, gagasan B bernilai 10. Gadis A cantik, gadis B menarik. Pilih yang mana? Kalau harus dipilih pasti akan menghasilkan kebingungan, kebingungan menghasilkan stress, dan stress menghasilkan penyakit. Karena itu saya pilih kedua-duanya, biarkan alam yang melakukan seleksi, manakah yang jodoh saya.

Artinya apa? Jika anda menghadapi kebingungan, artinya banyak pilihan yang seimbang, jika anda pilih satu di antaranya, maka yakinlah bahwa anda tak perlu menyesalkan pilihan anda itu. Baik pilih A maupun pilih yang B, kesemua pilihan adalah kebenaran. Kalaupun terjadi kegagalan itu bukan oleh sebab kesalahan memilih, tapi merupakan faktor yang lain lagi. Kecuali jika nilai antara A dengan B itu memang berbeda ada yang besar dan ada yang kecil, maka jika memilih yang kecil, terjadi kegagalan, maka kesalahan ada pada pemilihannya. Begitulah cara mengatasi masalah kebingungan.

Sayapun mengalami kebingungan dan saya mengatasinya dengan cara melakukan semuanya. Semua gagasan saya laksanakan secara bersamaan. Dulu, dalam bidang peternakan saya siapkan kandang cacing, kandang bekicot, dan lain-lainnya, namun nyatanya yang menjadi kenyataan adalah beternak ikan lele. Dalam bidang pertanian, saya tanam singkong, cabe, sawi dan jagung. Nyatanya yang tumbuhnya memuaskan baru singkong. Saat ini saya dihadapkan pada 2 pilihan antara peternakan dengan pertanian.

Saya tidak berbicara tentang keberhasilan, tapi antara beternak lele dengan pertanian, yang jelas yang mengeluarkan biaya yang besar adalah lele. Karena lele mengandung pembiayaan yang besar, maka sekarang saya akan fokus ke lele. Lele masih membutuhkan banyak energi saya, mulai dari pemeliharaannya hingga pembuatan kolam-kolam barunya. Karena itu bidang pertanian akan menjadi pekerjaan sambil lalu, jika ada kelonggaran waktu.

Lele membutuhkan EM4, Effective Microorganisms-4, suatu bahan untuk pembuatan Probiotik, sedangkan Probiotik diperlukan untuk banyak hal dalam peternakan lele. Saya perlu menggandakan EM4 supaya tidak membeli lagi. Setelah EM4 tergandakan, saya perlu membuat Probiotik, dan setelah Probiotik jadi, saya perlu gandakannya, sehingga baik EM4 maupun Probiotik tersedia berlimpah, yang bisa saja kita gunakan sendiri maupun kita jual, termasuk untuk keperluan pertaniannya, misalnya untuk membuat pupuk kompos. Dan pupuk kompos itu sendiri juga bisa dijual. Jadi, EM4 dan Probiotik sama-sama dibutuhkan oleh peternakan maupun pertanian.

Lele membutuhkan pakan dan pakan lele membutuhkan Probiotik. Saya perlu menyediakan pakan lele secara berlimpah-limpah. Lele juga memerlukan perbanyakan kolam. Karena itu seluruh waktu saya harus saya curahkan untuk membuat kolam, sebisanya dalam seminggu atau 10 hari harus jadi sebuah kolam. Lebih-lebih saat ini isi kolam terlalu padat, kolam yang harusnya berisi 250 ekor saya masuki 500 ekor. Jelas ini perlu penanganan secepat-cepatnya.

Kalau lele menguntungkan kita bisa menggaji orang yang akan membantu tugas-tugas saya, yang selanjutnya menuju pada pengembangan usaha, misalnya merambah ke dunia pertanian. Syukur-syukur jika keuntungan itu bisa menghantarkan saya menjadi taoke, sehingga saya hanya sebagai managemen saja tidak perlu terlalu menguras energi fisik. Jadi, saya kini sedang memasuki suatu fase kefokusan sesuai dengan seleksi alamnya, yaitu lele.

Hasil gambar untuk gambar orang naik tangga

Comments

Popular posts from this blog

PROPOSAL KEGIATAN PADEPOKAN LEWI

MULAI MENANAM LELE

MENUJU PADEPOKAN LEWI